Berdasarkan pantauan detikFinance di Pasar Rawamangun, harga cabai terjun bebas ke harga Rp 25 ribu/kg. Padahal bulan lalu harga cabai ini sempat melambung di harga Rp 40 ribu/kg saat menjelang bulan puasa.
Rifo, salah seorang pedagang cabai di Pasar Rawamangun ini menyatakan saat ini pasokan cabai sedang banyak. Karena banyaknya daerah penghasil cabai yang sedang panen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah turun Rp 2 ribu dari Rp 16 ribu/kg menjadi Rp 14 ribu/kg. Begitu juga dengan pasangannya, harga bawang putih bahkan turun Rp 4 ribu dari Rp 28 ribu/kg menjadi Rp 24 ribu/kg.
Rifo mengakui harga tinggi masih dialami cabai rawit merah yang harga per kilogram mencapai Rp 60 ribu. Sedangkan, cabai rawit hijau juga stabil pada harga Rp 16 ribu/kg.
"Yang tinggi itu cabai rawit merah, bertahan di Rp 60 ribu per kilogram," ujarnya.
Sebelumnya Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui terjadi penurunan harga pada kebutuhan pokok seperti daging ayam, telur, dan cabai. Komoditi tersebut mulai turun sekitar 10-15% memasuki awal pekan kedua puasa setelah sebelumnya harganya melonjak.
"Beberapa hari sebelum puasa cabai, daging ayam, telur dan daging sapi naik dengan cepat. Tapi setelah beberapa hari puasa ternyata harga turun sekitar 10-15%," ujar Mari.
Dari sejumlah kebutuhan bahan pokok, beras merupakan komoditas yang harganya belum mengalami penurunan. Sementara daging sapi, meskipun turun namun harganya masih cukup tinggi karena penurunannya tidak besar.
"Tapi ini masih sesuai dengan tren musiman. Jadi tidak perlu khawatir, karena stok cukup sampai akhir puasa, lebaran dan akhir tahun," paparnya.
(nia/dnl)











































