Harga Naik, Masyarakat Jadi Jarang Beli Daging

Harga Naik, Masyarakat Jadi Jarang Beli Daging

- detikFinance
Sabtu, 21 Agu 2010 16:03 WIB
Jakarta - Harga daging masih terus mencekik. Berdasarkan pantauan detikFinance di Pasar Rawamangun, Jakarta, harga daging masih menunjukkan kenaikan.

Rian, salah seorang pedagang daging di pasar ini menyatakan kenaikan harga daging mencapai Rp 5 ribu/kg. Kenaikan harga ini sudah terjadi pada 10 hari sebelum Ramadan.

"Masih mahal, naik Rp 5.000/kg," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk daging murni, harganya masih berada pada Rp 70 ribu/kg, sedangkan untuk jenis has dalam, harganya Rp 80 ribu/kg.

Dengan kenaikan harga ini, lanjut Rian, terjadi penurunan pembeli hingga 25%. "Pembeli turun, biasanya 20 sekarang 15," keluhnya.

Namun, untuk daging ayam, harganya baru mengalami penurunan pada 4 hari belakangan ini. Jari, seoarang pedagang ayam di pasar ini menyatakan harga ayam saat ini berada pada kisaran Rp 25-33 ribu per ekor.

"Dulu yang Rp 33 ribu/kg ini harganya bisa Rp 38 ribu/kg," jelasnya.

Para pedagang daging ini memperkirakan harga daging masih mengalami kenaikan pada beberapa hari menjelang Lebaran. Namun, berapa besar kenaikan tersebut, mereka tidak dapat memastikan.

"Lebaran pasti naik, tapi belum tahu berapa," ujar Rian.

Sebelumnya, Pemerintah mengaku sedikit kesulitan menekan harga daging sapi dan ayam yang meninggi akhir-akhir ini. Maka dari itu pemerintah meminta masyarakat bisa maklum akan hal ini.

Menurut Menteri Pertanian Suswono, kenaikan harga ini sedang dinikmati oleh para pedagang menjelang lebaran. Nanti, setelah lebaran penjualannya akan turun seperti di tahun-tahun sebelumnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads