Demikian hal itu disampaikan Wakil Presiden RI Boediono usai melakukan kunjungan ke Pertamina Crisis Center di kantor pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (23/8/2010).
"Penarikan tabung nampaknya sudah banyak, jadi tabung itu yang masuk lagi untuk diisi kembali itu dilakukan pengecekkan yang cukup intensif. Saya tadi dapat laporan, sampai sekarang hampir dua juta tabung 3 kg ini yang sudah disisihkan, diganti yang baru," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan ini akan berlangsung terus selama ada tabung yang masuk dan diisi kembali. Itu dicek lagi, kalau tidak memenuhi syarat akan ditarik," ujarnya.
Ia mengatakan, hal ini dilakukan untuk mengamankan tabung dan aksesoris elpiji 3 kg lainnya agar tidak berbahaya bagi masyarakat. Menurutnya, penggantian selang dan regulator yang sedang dilakukan Pertamina sekarang ini juga masih terus berjalan.
Boediono mengatakan, mengenai penggatian selang dan regulator ini akan terus dilakukan sampai ke tingkat kelurahan. Selama ini penyuluhan dilakukan hanya sampai di tingkat kecamatan.
"Sekarang ini masih banyak di agen-agen, tapi nanti akan dimulai oleh Pertamina membawa sampai lokasi kelurahan atau tempat-tempat penyuluhan," ujarnya.
(ang/dnl)











































