Penjualan Listrik PLN di Jawa-Bali Naik 10,5%

Penjualan Listrik PLN di Jawa-Bali Naik 10,5%

- detikFinance
Senin, 23 Agu 2010 14:58 WIB
Jakarta - Penjualan listrik di Jawa-Bali naik 10,5 persen pada semester I-2010 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan konsumsi terbesar berasal dari pelanggan industri di wilayah Jawa Barat dan Banten.

"Sementara sampai akhir tahun kami targetkan konsumsi listrik naik 9 persen," ujar Direktur Operasional Jawa Bali, PT PLN (Persero), Ngurah Adnyana usai menghadiri sharing meeting antara PLN dan Korea di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (23/8/2010).

Adnyana mencatat beban puncak listrik di Jawa Bali pada tahun 2009 mencapai 17.200 megawatt (MW), sementara hingga akhir Mei 2010 beban puncak sudah mencapai 17.896 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konsumsi listrik pada tahun lalu memang agak rendah karena masih terpengaruh imbas krisis yang terjadi pada tahun 2008. Sekarang kan konsumsinya sudah kembali normal," ungkapnya.

Lonjakan konsumsi yang terjadi di Jawa Bali paling besar terjadi pada pelanggan industri di wilayah Jawa Barat dan Banten, diikuti wilayah Jakarta dan Bali. Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut, PLN akan memasang 6 unit interbust transformer (IBT) yang berfungsi menurunkan tegangan 500 KV ke 150 KV serta 60 unit trafo yang menurunkan 150 KV ke 20 KV.

"Itu semua akan dipasang untuk memperkuat pasokan di seluruh Jawa dan Bali," tambahnya.

(epi/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads