Kenaika harga juga disebabkan karena adanya tren penghentian kontrak pengiriman ekspor terigu dari negara-negara produsen terigu ke Indonesia seperti Turki.
"Menjelang akhir tahun akan terjadi kenaikan, selain faktor terigu ada soal TDL, gas, sudah diperhitungkan," kata Ketua Asosiasi Biskuit, Roti dan Mie yang juga Wakil Ketua Gapmmi bidang Organisasi dan Hubungan antar Lembaga Sribugo Suratmo di kantor Apindo, Jakarta, Senin (23/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini harga produk berbahan baku terigu termasuk biskuit masih belum naik karena produsen masih menggunakan bahan baku terigu murah atau mengacu pada harga yang belum naik.
"Kami di GAPMMI angka yang dipatok 10-15%, rangenya seperti itu," jelasnya.
Diperkirakan kenaikan harga nantinya bukan hanya akan dialami oleh produk biskuit namun seperti produk mie instan dan lain-lain.
"Makanan dalam kemasan dominan bahan bakunya adalah terigu," jelasnya.
(hen/qom)











































