Pemerintah Bidik China Untuk Pasar Surat Utang Global

Pemerintah Bidik China Untuk Pasar Surat Utang Global

- detikFinance
Senin, 23 Agu 2010 18:54 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah mengincar pasar China untuk penerbitkan obligasi dengan beralihnya minat China dari US treasury bond ke negara-negara Asia.

Menurut Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto, China saat ini mulai mengalihkan minatnya atas obligasi dari pasar AS ke pasar Asia.

"Dengan Korea mereka sudah masuk. Dan Jepang juga sudah masuk. Untuk kita bisa nanti suatu saat," ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rahmat menyatakan masih terdapat peluang tersebut cukup terbuka walaupun dirinya mengakui belum ada penjajakan sama sekali dengan pemerintah China untuk penerbitan obligasi tersebut.

"Saya belum pernah melakukan pendekatan dengan pihak China. Tapi bisa saja nanti kita menjajaki, seperti kita menjajaki pasar Yen dengan Samurai (bond)," ungkapnya.

Rahmat mencontohkan, seperti di Jepang yang sebelumnya tidak pernah ada. Namun, dengan penjajakan yang tepat, akhirnya pemerintah Indonesia menerbitkan obligasi berdenominasi Yen, Samurai bond.

"Kalau potensinya (di China) sih besar, lihat cadangan devisa mereka kan besar sekali. Dan mereka selama holding di US treasury yang paling besar. Dan mereka sekarang diversifikasi, karena negara-negara Asia semakin kuat fundamentalnya," jelasnya.

Rahmat cukup optimis bahwa di mata China ataupun investor asing lainnya, Indonesia merupakan negara yang menjanjikan. Pasalnya, didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat serta kestabilan politik.

"Bagaimanapun yang pertama kita kembangkan, prioritasnya adalah pasar domestik," tandasnya.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads