Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Sekuritas Destry Damayanti, meningkatnya permintaan domestik turut menyumbang tekanan kepada inflasi. Selain itu kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) di awal Juli lalu juga membuat aneka harga barang naik.
"Inflasi juga disumbang oleh tidak menentunya perubahan musim sehingga mengganggu hasil panen dan berlanjut kepada berkurangnya produksi pangan," katanya di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Implikasi dari meningkatnya inflasi di tahun ini adalah suku bunga acuan atau BI Rate akan naik hingga berada di level 7%. Tingkat inflasi ini juga akan berlanjut hingga ke tahun 2010, di mana pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tahun itu.
Pada kesempatan yang sama, ia memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan terus menguat hingga akhir tahun 2010. Rupiah diharapkan bisa memasuki level Rp 8.927 per dolar AS.
"Rupiah diperkirakan stabil dengan tren yang menguat, seiring dengan tingginya aliran dana masuk," katanya.
Dengan penguatan rupiah ini, ia memprediksi Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi untuk membatasi penguatan tersebut.
(ang/dnl)











































