Inflasi 2010 Bakal Tembus 6,3%

Inflasi 2010 Bakal Tembus 6,3%

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 23 Agu 2010 19:27 WIB
Jakarta - Tingkat inflasi di akhir tahun 2010 diperkirakan akan menembus level 6,3%, angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan target pemerintah di angka 5,3%. Pertumbuhan inflasi tertinggi diperkirakan di Agustus 2010 di kisaran 6,7-7% (yoy).

Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Sekuritas Destry Damayanti, meningkatnya permintaan domestik turut menyumbang tekanan kepada inflasi. Selain itu kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) di awal Juli lalu juga membuat aneka harga barang naik.

"Inflasi juga disumbang oleh tidak menentunya perubahan musim sehingga mengganggu hasil panen dan berlanjut kepada berkurangnya produksi pangan," katanya di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia memperkirakan, pertumbuhan inflasi tertinggi akan terjadi di bulan Agustus 2010 yaitu di kisaran 6,7-7% (yoy). Salah satu penyebabnya adalah tingginya harga barang akibat kenaikan TDL awal Juli lalu.

Implikasi dari meningkatnya inflasi di tahun ini adalah suku bunga acuan atau BI Rate akan naik hingga berada di level 7%. Tingkat inflasi ini juga akan berlanjut hingga ke tahun 2010, di mana pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tahun itu.

Pada kesempatan yang sama, ia memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan terus menguat hingga akhir tahun 2010. Rupiah diharapkan bisa memasuki level Rp 8.927 per dolar AS.

"Rupiah diperkirakan stabil dengan tren yang menguat, seiring dengan tingginya aliran dana masuk," katanya.

Dengan penguatan rupiah ini, ia memprediksi Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi untuk membatasi penguatan tersebut.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads