"Pak Luluk punyaΒ kapasitas untuk jadi Dirjen EBT dan KE dengan pengalamannya yang pernah jadi Dirjen LPE, Sekjen dan Dirjen Migas. Saya harap Pak Luluk tidak bosan jadi Dirjen," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dalam sambutananyaΒ di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/8/2010).
Di bawah kepemimpinan Luluk, Darwin berharap dasar-dasar pengembangan EBT dan konservasi energi bisa disusun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirjen EBT dan KE merupakan posisi baru di Kementerian ESDM. Pembentukan direktorat baru tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 24 Tahun 2010 yang mulai berlaku 14 April lalu.
Dalam salah satu pasal di Perpres itu menyebutkan Direktorat Jendral Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang energi baru, terbarukan dan konservasi energi.
Luluk Sumiarso saat ini menjabat staf ahli Menteri ESDM bidang SDM dan Teknologi.
Sebelum menduduki posisi tersebut, Alumnus ITB jurusan Teknik Elektro ini sempat menempati sejumlah posisi penting lainnya di Kementerian ESDM seperti Dirjen Migas, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi serta Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM.
Saat ini, Pria kelahiran Ponorogo, 11 Mei 1951 ini juga tercatat sebagai salah satu Komisaris PT Pusri dan PT Pertamina (Persero).
(epi/dnl)











































