RI 'Berguru' ke India Cara Soal Listrik Murah

RI 'Berguru' ke India Cara Soal Listrik Murah

- detikFinance
Selasa, 24 Agu 2010 13:12 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Boediono bertemu dengan salah satu perusahaan besar India, Reliance Power Ltd yang salah satu bisnisnya adalah menjual listrik. Boediono meminta perusahaan ini mengajarkan Indonesia memproduksi listrik murah.

Juru bicara Wapres Yopie Hidayat mengatakan, di India, Reliance bisa menjual listrik seharga 2,5 sen per kwh. Ini jauh lebih murah dibandingkan listrik yang dijual PLN sebesar 8 sen per kwh.

"Kita di Indonesia itu 8 sen. Dia tadi cerita di India bisa jual 2,5 sen. Makanya tadi Pak Wapres bilang kalau kamu bisa bikin yang murah di sana bikinlah di sini," jelas Yopie di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendengar pernyataan Boediono, CEO Reliance Jayarama Prasad Chalasani mengatakan akan menjajaki proyek listrik di Indonesia. Seperti diketahui reliance mempunyai 3 tambang batubara di Sumatera Selatan.

Boediono pun juga meminta Reliance untuk bisa membangun pembangkit listrik di lokasi tambangnya.

Selama ini memang biaya produksi listrik di Indonesia lebih tinggi dibanding harga jualnya. Sehingga subsidi pemerintah cukup tinggi dan terpaksa menaikkan harga listrik sehingga tidak tekor terus-terusan.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads