Kalila Energi Batal Garap Pipa Gas PLN

Kalila Energi Batal Garap Pipa Gas PLN

- detikFinance
Jumat, 27 Agu 2010 10:27 WIB
Kalila Energi Batal Garap Pipa Gas PLN
Pekan Baru - PLN Wilayah Riau-Kepri menuding Kalila Energi Ltd, anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membatalkan sepihak rencana pemasangan pipa gas dari sumur ke pembangkit PLN di Teluk Lembu. Masalah ini telah diadukan ke PLN Pusat.

Manager Humas PLN Wilayah Riau-Kepri, Suwandi Siregar mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikfinance Jumat (27/08/2010) di Pekanbaru. Menurut Suwandi, awalnya PT Kalila menyanggupi pemasangan pipa dari lokasi sumur gas di Kabupaten Pelalawan ke Pekanbaru sepanjang 54 KM.

"Tapi anehnya, di tengah jalan Kalila justru melanggar kontrak kerjasamanya. Mereka tiba-tiba tidak bersedia memasang pipa gas tersebut. Padahal janjinya mereka yang akan memasang dari sumur gas itu sampai ke pembangkit," kata Suwandi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Suwandi kondisi ini sudah dilaporkan PLN Riau ke pihak PLN Pusat. "Kita sudah lapor ke PLN Pusat, kalau Kalila ingkar janji," kata Suwandi.

Anehnya lagi, Kalila malah meminta pihak PLN sendiri yang memasang saluran pipa gas tersebut. "Kita tidak bersedia untuk memasang pipa gas tersebut. Aneh saja kenapa dipenghujung jalan mereka tidak sanggup memasang pipa tersebut," kata Suwandi.

Gas rencananya dipasok untuk pembangkit PLN di Teluk Lembu, Pekanbaru dengan tujuan menambah kekurangan daya listrik yang selama ini terjadi. Kalila awalnya akan memasok gas sebanyak 30 juta meter standar kaki kubik atau MMSCFD. Dengan pasokan gas itu maka PLN bisa meningkatkan kemampuan pembangkit dari 40-50 MW menjadi 100 MW lebih.

"Suplai gas tersebut awalnya akan dijadikan solusi untuk menambah kekurangan daya yang selama ini terjadi di Pekanbaru. Dengan ingkar janjinya Kalila ini, agaknya pengoperasian pembangkit belum bisa maksimal," kata Suwandi.

Sebagai antisipasinya, pihak PLN  melalui Satuan Administrasi Pembangkit Listrik Riau-Sumatera Utara kini dalam proses negosiasi untuk mendapatkan pasokan gas dari Blok Jambi-Merang. Meski demikian PLN belum bersedia menyebutkan nama perusahaan gas diblok tersebut.

"Ditargetkan, kerja sama ini akan terealisasi pada tahun 2011. Untuk tahap awal kerjasama ini akan memasok gas sebanyak 20-25 MMSCFD untuk daya 100 MW," kata Suwandi.

Sementara itu, Humas PT Kalila, Dahrul kepada detikfinance mengakui adanya kontrak untuk memasok gas pada akhirnya tahun ini. Tapi untuk pasokan gas itu, harus dibangun pipa gas sepanjang 50 km dari lapangan Segat ke pembangkit PLN di Pekanbaru.

"Untuk pembangunan pipa yang sangat panjang ini masih banyak yang harus dipersiapkan dan belum selesai, antara lain pembebasan lahan. Kalila berharap PLN mau membangun pembangkit di lokasi lebih dekat dengan lapangan gas, jadi pasokan gas lebih mudah untuk terpenuhi," kata Dahrul.


 

(cha/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads