Demikian disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar kepada detikFinance di sela-sela acara HUT Cita Tenun Indonesia (CTI) Sari Hartanto Wibowo dalam acara Pesta Tenun di Hotel Ritz Calton, Pasific Place SCBD, Jakarta, Jumat (27/8/2010).
"Bisa, bulan depan sudah ada (terpilih)," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu tanyakan ke mereka (Kementerian BUMN)," paparnya.
Eddy Porwanto telah menjabat sebagai Direktur Keuangan Garuda sejak tahun 2007 lalu. Eddy sebelumnya merupakan Chief Financial Officer PT General Motor Indonesia. Eddy masuk Garuda bersamaan dengan perombakan jajaran direksi Garuda pada 2007 lalu.
Eddy secara resmi mundur dari Garuda mulai 1 Agustus 2010. Jabatan Direktur Keuangan Garuda selanjutnya untuk sementara akan dijabat rangkap oleh direktur lain, sambil menunggu fit and proper test di kementerian BUMN.
Pihak BUMN yang siap mencatatkan saham perdananya (IPO) ini, juga membantah pengunduran diri Eddy disebabkan karena adanya permasalahan internal.
Pengunduran diri Eddy Porwanto, menurut Pujobroto benar-benar murni atas pertimbangan pengembangan karier mengingat Eddy Porwanto telah menjadi CFO selama 12 tahun.
"Dan pada saat ini beliau mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan perusahaan Rajawali Group," tutur Vice President Corporate Communication Garuda, Pujobroto mengakui, Eddy Porwanto waktu itu.
(wep/dnl)











































