3,6 Juta Motor Siap Padati Arus Mudik Lebaran

3,6 Juta Motor Siap Padati Arus Mudik Lebaran

- detikFinance
Jumat, 27 Agu 2010 15:56 WIB
 3,6 Juta Motor Siap Padati Arus Mudik Lebaran
Jakarta - Jumlah sepeda motor yang melakukan perjalanan pada masa angkutan Lebaran meningkat 14,96% pada tahun ini dari sekitar 3,1 juta pada tahun 2009 mejadi 3,6 juta untuk pada tahun 2010.

"Dar semua itu tidak ada yang mengalahkan motor, yaitu naik dari 3,1 juta menjadi 3,6 juta," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (27/8/2010).

Sedangkan, lanjut Hatta, jumlah mobil pribadi meningkat 4,6% dari sekitar 1,31 juta pada tahun 2009 menjadi 1,37 juta pada tahun 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan jumlah penumpang tertinggi terjadi pada angkutan udara. Angkanya meningkat 15% dari 1,71 juta pada tahun lalu menjadi 1,97 juta penumpang pada tahun ini.

Angkutan jalan, meningkat 0,91% dari 5,38 juta menjadi 5,43 juta. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan meningkat 13,44% dari 3,25juta menjadi 3,69 juta.

Angkutan Kereta Api, meningkat 1,62% dari 3,13 juta menjadi 3,18 juta. Sedangkan, angkutan laut meningkat 12% dari 1,11 juta menjadi 1,24 juta.

Angkutan lebaran, setiap tahun pemudik meningkat. Secara keseluruhan, ada peningkatan 6,35% dari 14,6 juta menjadi 15,5 juta pada tahun ini. Tidak ada negara yang orang bergerak 15,5 juta dalam waktu yang relatif singkat.

"Dengan arah yang hampir sama pula, ke Timur pada H-7. Sedikit yang dari Timur ke Barat. Kecuali nanti H+7, baru terbalik," ujar Hatta.

Secara keseluruhan kapasitas seat meningkat dari 35,74 juta menjadi 36,01 juta pada tahun 2010.

"Lebih daripada cukup, asal ada pemerataan," ujarnya.

Angkutan jalan, meningkat 0,3% dari 16,5 juta menjadi 16,55 juta. Angkutan SDP, jumlah seatnya tetap yaitu 10,67 juta. Angkutan kereta api, seatnya meningkat 2,18% dari 3,67 juta bangku pada tahun lalu menjadi 3,75 juta.

Angkutan udara meningkat 15,20% dari 1,71 juta bangku menjadi 1,97 juta.
Penurunan terjadi pada angkutan laut, yang turun 3,67% dari 3,19 juta menjadi 3,07 juta bangku.

"Tapi Kereta Api akan mengalami desak-desakan. Pelabuhan sudah siap, sepanjang jalan pada titik-titik tertentu ada CCTV. Agar tidak terjadi bottleneck. Dengan GPS, kami memantau armada-armada tertentu," tandasnya.

(nia/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads