Hatta meninjau kesiapan Cikarang Dry Port yang nantinya akan digunakan sebagai stasiun kepabeanan dan tempat pendistribusian barang dari pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam kunjungannya, Hatta meminta kesiapan Menteri Perhubungan Freddy Numberi untuk membangun fasilitas jalan kereta api dari Tanjung Priok menuju Cikarang Dry Port.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Freddy menjanjikan dalam tiga bulan kedepan akses untuk Kereta Api bisa masuk Cikarang Dry Port akan terlaksana.
"Siap dalam 3 bulan mendatang akan ada kereta api mengangkut barang dari Tanjung Priok ke Dry Port," tutur Freddy.
Pelabuhan Tanjung Priok nantinya hanya digunakan sebagai Port Handling atau tempat barang masuk dan keluar. Nantinya segala kepengurusan kepabeanan hingga distribusi barang akan melalui Dry Port salah satunya Cikarang Dry Port.
Hadir dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono.
Serta beberapa pejabat negara dan daerah seperti Kapolda Metro Jaya,Β Gubernur Provinsi Jabar Ahmad Heryawan, Bupati Bekasi, Dirut PT KAI, Dirut PT Pelindo, Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perkeretaapian, Dirjen Bea Cukai, Dirjen Bina Marga, Dirjen Daglu, Kepala Badan Karantina.
(dru/ang)











































