Perusahaan yang menjadi anak usaha Krakatau Steel tersebut, diberi nama Krakatau Posco sesuai dengan nama masing-masing dua perusahaan tersebut.
"Nama perusahaannya adalah Krakatau Posco," kata Direktur Utama PT KS Fazwar Bujang kepada detikFinance, Sabtu malam (28/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aktenya sudah ditandatangani pada hari Kamis lalu," jelas Fazwar.
Sebelumnya pihak KS dengan Posco telah menandatangani memoramdum of agreement (MoA) pada tanggal 2 Desember 2009, kemudian dilanjutkan penandatangan JV. Semula penandatanganan JV dijadwalkan pada akhir Maret 2010 kemudian mundur beberapa kali dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 4 Agustus 2010.
Pembangunan pabrik akan dilakukan dalam dua tahap dengan menelan dana hingga US$ 6 miliar, serta berkapasitas 6 juta ton baja per tahun. Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik berkapasitas 3 juta ton yang akan selesai pada tahun 2013 dengan investasi US$ 2,5-3 miliar. Pabrik ini akan menghasilkan produk-produk seperti HRC (hot rolled coil), slab, dan plate.
Sedangkan untuk tahap kedua akan dilakukan konstruksi pada tahun 2011 dengan kapasitas 3 juta ton, sehingga total pembangunan dari tahap pertama dan kedua dilakukan selama 5 tahun. Dari jumlah produksi ditahap kedua, sebanyak 30% akan diekspor ke Vietnam untuk memenuhi pabrik baja Posco yang memproduksi baja hilir.
Lokasi pabrik baja Krakatau Posco ini akan berada di Krakatau Industrial Estate Cilegon Banten, yang akan menempati lahan seluas 400 hektar.
(hen/wep)










































