"Kalau di dalam negeri ada, buat apa kita impor? Kan itu bisa hemat devisa," ujar Darwin usai rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (30/8/2010).
Darwin menyatakan saat ini pihaknya tengah berupaya mencari cara agar seluruh kebutuhan batubara untuk pengoperasian pembangkit PLN bisa dipenuhi dari produsen dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita berkomitmen untuk penuhi dulu, prinsipnya kita sudah melakukan berbagai kajian internal agar PLN dapat batubaranya," jelasnya.
Namun sayangnya, Darwin belum bisa memastikan darimana asal batubara yang akan didistribusikan untuk PLN tersebut.
"Kalau soal itu, saya belum dapat laporan," tambahnya
seperti diketahui, PT PLN (Persero) akan mengimpor 9 juta ton batubara untuk memenuhi kebutuhan batubara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) miliknya sepanjang tahun 2011.
Opsi impor dijajaki PLN karena produsen di dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Pasokan batubara tetap harus dipenuhi karena bagaimanapun listrik harus terus menyala.
(epi/qom)











































