"Jadi kita tentukan ada 5 proyek yang kita masukkan dalam PPP deal book atau buku deal yang pertama," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan, usai rapat mengenai PPP di Kantor Wakil Presiden Boediono, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/8/2010).
Selain rel KA bandara-Mangarai, jelas Gita, keempat proyek lainnya adalah proyek air di Umbulan (Jawa Timur), jalan tol Medan-Koalanamo (Sumut), cruise terminal di Tanah Ampo (Bali), dan PLTU di Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, merinci, proyek rel KA bandara diperkirakan menelan biaya US$ 735 juta, Pelabuhan Tanah Ampo US$ 30 juta, tol Medan-Kualanamo US$ 475, PLTU Jateng US$ 3 miliar, dan proyek air minum di Jatim US$ 200 juta.
"Jadi ada suatu sumber mata air yang sangat luar biasa di Jatim itu, namanya sumber air Umbulan di Pasuruan. Nah, itu kapasitasnya besar sekali, hanya termanfaatkan sedikit, dipakai untuk air minum di Surabaya Selatan. Tapi sebagian besar airnya mengalir ke sungai. Itu sumber air natural yang dahsyat. Nilai proyeknya US$ 200 juta," katanya.
(irw/dnl)











































