Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, selain memperpanjang waktu penjualan, pemerintah juga akan memperluas jangkauan tempat dilakukannya pasar murah tersebut.
"Kemarin kan kita lakukan di 50 kota di Indonesia. Nanti bisa sampai 70-80 kota," katanya usai rakor pangan di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita minta BUMN yang lakukan pasar murah lebih aktif lagi untuk menyalurkan bahan pokok," ujarnya.
Kemarin, Kementerian BUMN menggelar secara serentak pasar murah di 50 lokasi se-Indonesia. Harga barang kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan ini rata-rata lebih murah sampai 40% dari harga normal di pasaran.
Harga barang yang dijual, rata-rata lebih rendah 30%-40%. Misalnya saja beras Sentra Ramos ukuran 5 kg dijual Rp 30 ribu, sirup merek Indofood dijual Rp 8 ribu per botol ukuran 900 ml, dan tepung terigu Segi Tiga Biru dijual Rp 5 ribu per kantong ukuran 5 kg.
Tenda yang menjual minyak goreng, adalah yang paling ramai diserbu warga. Setiap kantong minyak goreng ukuran 2 liter merek Bimoli hanya dijual Rp 15 ribu. Tak aneh bila banyak warga yang membeli lebih dari 2 kantong.
(ang/dnl)











































