Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Produksi Subagio Dwijosumono dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
"Rata-rata 15,07%, itu rata-rata 66 kota se-Indonesia. Setiap kota itu, besaran kenaikannya itu berbeda-beda karena jumlah rumah tangga pelanggan menurut daya listrik berbeda-beda," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemerintah menegaskan kenaikan TDL hanya mencapai batas 18%. Namun, dengan realisasi rata-rata kenaikan TDL yang mencapai 15,07%, TDL menjadi penyumbang inflasi terbesar untuk bulan Agustus ini yaitu 0,35% dari inflasi bulan ini sebesar 0,76%.
(nia/dnl)











































