Wakil Ketua Komisi XI DPR Akhsanul Qasasih mengucapkan, Bappenas lebih bertindak sebagai pengamat ekonomi dibanding sebagai lembaga penentu prioritas pembangunan negara.
Hal ini dilontarkan saat rapat kerja Komisi XI DPR dengan Menkeu, Kepala Bappenas, Gubernur BI, dan Kepala BPS di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, seharusnya Armida memamparkan perihal prioritas-prioritas pembangunan nasional yang akan dilakukan pemerintah tahun depan dan bukan memaparkan masalah asumsi makro ekonomi.
"Kalau saya baca UU No. 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Bappenas itu berperan bagaimana pemerataan pembangunan dilakukan. Kalau pandangan ini yang disampaikan, fungsi Bappenas seperti pengamat," sindirnya.
Pada rapat tersebut, Armida memang hanya memaparkan soal asumsi makro ekonomi dalam RAPBN 2011 yang meliputi pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, dan perkiraan nilai tukar rupiah.
"Karena UU itu yang dijadikan pedoman penyusunan RAPBN, maka komentar Bu Armida seharusnya soal sektor-sektor apa yang menjadi prioritas. Kalau Ibu berpendapat inflasi, mungkin BI dan BPS bisa berpendapat," tandasnya.
(nia/dnl)











































