Kontribusi impor produk konsumsi tertinggi ditopang oleh produk elektronika yang mencapai US$ 2,167 miliar atau naik 65,9%. Dimana produk HP mencapai US$ 1,1 miliar, produk laptop US$ 431,5 juta, AC mencapai US$ 143,8 juta.  Â
"Untuk elektronika, lebih pada laptop dan HP, ini karena peningkatan konsumsi (di dalam negeri)," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jakarta, Jumat (3/9/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah menjadi rahasia umum perkembangan harga produk elektronika dan HP saat ini sudah semakin murah dan terjangkau masyarakat terutama produk asal China. Apalagi produk-produk netbook yang saat ini makin digemari banyak kalangan.
(hen/qom)











































