Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam acara konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (3/9/2010)
"Kita sepakat tingkatkan menjadi US$ 15 miliar dalam 3 tahun," kata Mari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan kedua negara saat ini telah memiliki joint expert group terutama dalam pembahasan Free Trade Agreement (FTA) secara bilateral. Kedua negara juga sepakat rutin saling melakukan kunjungan dagang termasuk melakukan business to business forum dan lain-lain.
"Saat ini perdagangan kita surplus besar dengan India," katanya.
Selain itu, Mari menambahkan pada pertengahan bulan September 2010 ini, pihak Indonesia akan melakukan misi dagang ke Rusia. Hal ini bagian dari upaya peningkatan perdagangan dan investasi Rusia dengan Indonesia.
Menurut Mari tren perdagangan Rusia-Indonesia setiap tahunnya terus naik 12,1 %, meski secara total perdagangan masih rendah. Pada tahun 2009 saja nilai perdagangan kedua negara hanya US$ 775 juta.
"Misi dagang kita setelah dari Rusia, akan nyambung ke Belarus," katanya.
(hen/dnl)











































