Menurut Ketua Ketua BSN Bambang Setiadi, anggaran sebanyak Rp 82 miliar itu dinilai masih belum mencukupi untuk program-program BSN sehingga harus ditambah setidaknya mendekati anggaran tahun 2010 ini sebanyak Rp 121 miliar
"Tahun ini kan dana anggaran kita Rp 121 miliar. Tahun depan Rp 82 miliar, kita ingin dananya sama dengan tahun ini," ujarnya di Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Β
Menurutnya, alokasi dana itu akan digunakan untuk pengembangan standar, yang kemudian akan diharmonisasikan dengan standar internasional. Selain itu juga BSN akan melakukan kajian terhadap standar mana saja yang perlu dikembangkan, direvisi, atau dihilangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, dengan adanya tambahan dana tersebut BSN akan melengkapi laboratorium untuk standarisasi helm dan penambahan laboratorium untuk alat elektronika. Menurutnya, saat ini Standar Nasional Indonesia (SNI) di sektor elektronik masih harus dibenahi.
"Salah satu penghambatnya karena keterbatasan lab (laboratorium). Lab elektronik sudah ada tapi tidak memadai dengan banyaknya barang elektronik yang beredar," ungkapnya.
(ang/dnl)











































