Dari pantauan detikFinance, hadir juga tokoh nasional yang menyatakan belasungkawa kepada almarhum. Beberapa di antaranya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Ketua Perbanas Sigit Pramono, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Gubernur BI Darmin Nasution, Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto, dan Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar.
Menurut Direktur Utama PT Telkom Indonesia Rinaldi Firmansyah selaku penerima tamu di rumah duka, banyak yang merasa kehilangan dengan meninggalnya almarhum. Banyak sekali kebaikan beliau yang sudah dirasakan oleh banyak pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, mendiang memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap bangsa dan negara. Terutama di bidang keuangan dan pasar modal. Rinaldi juga sangat berterima kasih atas segala dukungan yang sudah diberikan almarhum semasa hidupnya menjadi komisaris Telkom.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Yap Tjay Soen juga merasa kehilangan. Tidak hanya kehilangan partner profesional, tetapi juga seorang sahabat.
"Saya kenal beliau sudah lama sebelum kerja bareng di BNI," ujarnya.
Menurutnya, campur tangan Arif di BNI sebagai komisaris independen membawa perubahan yang signifikan dalam tubuh bank pelat merah tersebut. "Tata kelola (GCG) kita menjadi lebih baik," katanya.
Arif Arryman tutup usia akibat serangan jantung. Arif meninggal pada pukul 15.30 WIB Selasa (7/9/2010) kemarin di rumahnya.
Menurut salah satu teman dekat almarhum, Al-Hilal Hamdi, mendiang Arif juga pernah menderita sakit kanker, namun penyakitnya itu akhir-akhir ini sudah membaik.
Arif Arryman, dilahirkan di Bukittinggi, 3 Februari 1956, menjabat sebagai Komisaris Independen Telkom sejak tanggal 21 Juni 2002. Almarhum pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia Tbk selama empat tahun (2001-2005) dan sebagai penasihat Menteri Koordinator Bidang Ekonomi.
Almarhum juga pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan dan saat ini juga menjabat sebagai komisaris independen PT Semen Gresik, Tbk. Arif Arryman meraih gelar sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung; gelarmaster dalam bidang Engineering dari Asia Institute of Technology, Bangkok, Thailand; Diplome d’Etude Approfondie dalam bidang Ekonomi dari Universite Paris-IX Dauphine,Perancis; dan gelar doctor dalam bidang Ekonomi dari Université Paris-IX Dauphine, Perancis.
(ang/dnl)











































