Mendag: Krisis Gandum Rusia Tak Pengaruhi RI

Mendag: Krisis Gandum Rusia Tak Pengaruhi RI

- detikFinance
Rabu, 08 Sep 2010 15:02 WIB
Mendag: Krisis Gandum Rusia Tak Pengaruhi RI
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan terjadinya krisis gandum di negara produsen gandum Rusia tak pengaruhi signifikan bagi suplai gandum ke Indonesia. Pasalnya, impor gandum Indonesia dari Rusia relatif kecil.

“Impor gandum kita dari Rusia ternyata kecil hanya US$ 17 juta (Januari-Juni 2010) sehingga tidak terpengaruh dengan penurunan ekspor gandum dari Rusia,” kata Mari dalam acara konferensi pers di kantornya, Rabu (8/9/ 2010).

Ia menuturkan berdasarkan data kementerian perdagangan impor gandum dari Rusia relatif mengalami kenaikan. Pada semester I-2009 impor gandum hanya US$ 9,423 juta sementara pada periode yang sama tahun 2010 US$ 17,947 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara total impor gandum Indonesia dari Rusia pada tahun 2009 mencapai US$ 67,307 juta atau mengalami penurunan dari tahun 2005 yang sempat mencapai US$ US$ 73,75 juta.

Jika dilihat dari total perdagangan kedua negara baik migas maupun non-migas, Rusia mencatatkan surplus dengan Indonesia.

Pada semester I-2010 impor komoditi Indonesia dari  Rusia naik 513% senilai US$ 540,28 juta, sedangkan tahun 2009 pada periode yang sama hanya US$ 88,005 juta

Dikatakan Mari Elka impor barang komoditi yang berasal dari Rusia lebih banyak didominasi oleh sektor baja. Sedangkan untuk sektor migas dikuasai oleh minyak pelumas high speed diesel fuel dan crude petrolium oil, lubricating greases dan lain-lain.

Nilai ekspor Indonesia ke Rusia pada semester I-2010 mencapai US$ 242,2  juta atau hanya naik 76,3% dari periode yang sama tahun 2009 yang hanya US$ 137,3 juta.


 

(hen/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads