Ekspor ke Rusia Ditargetkan US$ 1 Miliar Dalam 5 Tahun

Ekspor ke Rusia Ditargetkan US$ 1 Miliar Dalam 5 Tahun

Ramdhania El Hida - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2010 15:10 WIB
Jakarta -

Pemerintah mentargetkan ekspor ke Rusia mencapai US$ 700 juta- 1 miliar dalam 5 tahun ke depan. Tahun ini target ekspor Indonesia ke Rusia diharapkan mencapai US$ 400-500 juta.

Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, pada realisasinya per Januari-Juli 2010, ekspor Indonesia ke Rusia sudah mencapai US$ 286,435 juta. Angka ini meningkat 68,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2009 yang hanya mencapai US$ 170,160 juta.

"Sekarang ini kita targetkan US$ 400-500 juta untuk 2010. Kita harap bisa sampe US$ 400 juta," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (8/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 5 tahun ke depan, Mari menyatakan target ekspor ke Rusia bisa mencapai kisaran US$ 700 juta- 1 miliar. Untuk itu, pihaknya akan mengupayakan pertemuan rutin dengan Kementerian Perdagangan Rusia untuk membentuk roadmap.

"Sampai saat ini, belum ada pertemuan reguler untuk membahas program aksi. Kalau punya target enggak ada program aksi, susah, makanya mau dibuat pertemuan tahunan dengan Rusia untuk membuat road map," jelasnya.

Salah satu pertemuan yang akan segera dilakukan, lanjut Mari, adalah Misi Dagang ke Rusia dan Belarus pada 15-18 September 2010. Misi ini dimaksudkan untuk menggali dan meningkatkan peluang perdagangan dan investasi bagi produk barang dan jasa Indonesia ke pasar non tradisional seperti Rusia.

Kegiatan ini diselenggrakan dengan KBRI di Moskow juga untuk memeringati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.

"Walaupun ketergantungan kita sama Rusia kecil sekali. Tapi kita melihat masih ada potensi melihat jumlah penduduk Rusia yang besar. Ini konsultasi untuk pertama kalinya ASEAN dan Rusia. Jadi kita harus perkuat bilateralnya, karena di ASEAN sudah bergerak cepat. Ini yang akan saya lakukan waktu libur," ujarnya.

Populasi Rusia kini diperkirakan sebesar 140 juta jiwa, suatu jumlah populasi terbesar di Kawasan Eropa. Rusia merupakan importir terbesar nomor 11 dunia dengan total impor lebih dari US$ 160 miliar pada tahun 2009.

Sedangkan Belarus merupakan negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi cukup tinggi dengan GDP per kapita US$ 11.600, serta populasi sekitar 9,6 juta jiwa.

Total perdagangan Indonesia Rusia meningkat setiap tahunnya dengan tren 12,11% dan mencatatkan nilai hingga mencapai USD 774,89 juta pada tahun 2009. Demikian juga Belarus, total perdagangannya dengan Indonesia mengalami peingkatan dengan tren 15,6% dan mencatatkan nilai USD 11, 46 juta pada tahun 2009.

Ekspor Indonesia ke Rusia saat ini masih relatif kecil dengan share 0,32% dari total ekspor Indonesia ke dunia di mana Rusia merupakan negara tujuan ekspor Indonesia urutan ke-36. Nilai ekspor îndonesia ke negara ini dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan tren 7,68% selama 2005-2009 atau senilai US$ 315,76 juta pada tahun 2009.

Pada tahun tersebut, Rusia juga mulai menanamkan investasinya di Indonesia dengan nilai yang mencapai US$ 300.000. Berbeda dengan nilai ekspor ke Rusia, nilai ekspor Indonesia ke Belarus masih bersifat fluktuatif dengan share hanya 0,14% dari total impor Belarus ke dunia.

"Misi dagang ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas hubungan bilateral dengan kedua negara. Dengan demikian akan meningkatkan ekspor non migas Indonesia sekaligus mewujudkan diversifikasi pasar ekspor dan diversifikasi produk ekspor serta menarik investasi Rusia dan Belarus ke Indonesia," tandas Mari.

Turut serta dalam misi dagang tersebut, 14 perusahaan dari berbagau sektor seperti produsen makanan minuman, ban, tekstil, dan produk tekstil, batu bara, produk kimia, penyedia jasa perbankan serta beberapa unsur Kementerian serta instansi pendukung seperti BKPM, Kementerian Pekerjaan Umum, Keenterian Perindustrian, Pemerintah Daerah Jawa Barat dan Kepulauan Riau, dan KAPET Wilayah Indonesia Timur.

(nia/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads