Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan saat ini pemerintah benar-benar serius memperbaiki daya saing Indonesia dibanyak sektor. Ia mengakuiΒ Indonesia masih dililit oleh masalah infrastruktur yang minim, biaya bunga kredit yang tinggi, komponen-komponen biaya produksi yang masih harus banyak ditekan agar lebih kompetitif dengan negara lain.
"Itu semua sedang kita kerjakan dengan serius, sehingga peningkatan daya saing kita bisa mencapai dibawah 30," kata Hidayat kepada detikFinance, Sabtu (11/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira peringkat itu cukup menggembirakan meskipun masalah-masalah yang menghambat daya saing kita masih menghadang," ujarnya.
Berdasarkan laporan Global Competitiveness Report 2010-2011 yang dilansir oleh WEF yang berkantor di Jenewa, Swiss.Β Daya saing Indonesia naik menjadi posisi 44 dari 144 negara dengan skor 4.43 dari posisi sebelumnya tahun 2009-2010 yaitu posisi 54.
Indonesia berada dibawah langsung negara Barbados yang menempati posisi 43 dengan skor 4.45 dan masih kalah jauh dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.
(hen/hen)











































