Hatta: BBM Bersubsidi Bocor 800 Ribu Kiloliter

Hatta: BBM Bersubsidi Bocor 800 Ribu Kiloliter

- detikFinance
Selasa, 14 Sep 2010 10:25 WIB
Jakarta - Pemerintah mengakui adanya kebocoran BBM bersubsidi sehingga mengakibatkan konsumsi BBM selalu di atas kuota yang telah ditetapkan. Jumlah BBM bersubsidi yang bocor ternyata tidak main-main karena mencapai 800 ribu kiloliter (KL).

Hal ini dikatakan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/9/2010).

"Kita akan melakukan pengetatan dan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan. Karena selama ini terjadi kebocoran yang jumlahnya bisa mencapai 800 ribu kiloliter," tegas Hatta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menjelaskan, selama ini pemerinta membayar subsidi BBM ke Pertamina pusat, namun ternyata sudah terjadi kebocoran di depo. "Selama ini titik serah dari pusat, tapi ke depo sudah terjadi kebocoran, padahal pemerintah byar ke pusat. Selanjutnya kita mau membayar langsung ke SPBU-nya. Dia terima berapa, itu yang kita bayar," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Harry Azhar Azis mengungkapkan kecurigaannya akan adanya penyelundupan BBM. Ini disebabkan karena tingkat konsumsi BBM bersubsidi yang selalu melewati kuota yang ditetapkan APBN. Padahal hal itu melanggar UU APBN.

Saat ini kuota konsumsi BBM bersubsidi adalah 36,5 juta KL, namun pemerintah memperkirakan kuota tersebut akan melebihi batas. Implikasinya, maka anggaran subsidi yang dikeluarkan pemerintah akan semakin membesar.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads