Pada perdagangan Selasa (14/9/2010), harga emas di pasar spot melonjak ke level US$ 1.272,20 per ounce, dibandingkan sebelumnya di level US$ 1,245,25. Harga sempat melesat ke titik tertingginya pada US$ 1,274,75.
Sementara harga emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 24,60 dolar AS atau 2% ke level US$ 1.271,70.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga emas juga melonjak mengikuti proses politik di Jepang setelah PM Naoto Kan memenangkan pemilihan ketua partai. Hasil tersebut telah membuat dolar AS tertekan oleh yen ke titik terendahnya dalam 15 tahun terakhir. Dolar AS yang murah itu langsung dimanfaatkan oleh investor untuk memburu emas.
"Masih banyak perdebatan dibalik itu. Orang-orang mulai gugup soal pasar finansial dan masih tidak yakin apakah mereka akan mendapatkan rally dan tipe ketidakpastian itu tentu saja bekerja baik untuk emas," ujar Bill O'Neil, analis dari LOGIC Advisors seperti dikutip dari Reuters.
Konsultan emas GFMS Ltd sebelumnya melaporkan, harga emas dapat menembus level US$ 1.300 per ounce pada tahun ini seiring ketidakpastian seputar pemulihan ekonomi dan krisis utang yang memicu keinginan investasi.
(qom/qom)











































