Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam akun twitter-nya yang dikutip Rabu, (15/9/2010).
"Kalau kebijakan tersebut kita terapkan secara bertahap dimulai dari Jabobetabek, maka paling tidak bisa dihemat dana sebesar Rp 2 triliun per tahun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah seharusnya yang berkemampuan tidak perlu diberi subsidi sehingga dana bisa kita alihkan untuk infrastruktur dan pelayanan publik," ujarnya.
Menurut Hatta diperlukan sosialisasi dan dukungan, agar kebijakan dapat dijalankan sehingga ada keadilan dan penghematan dana untuk pelayanan publik
"Dengan demikian negara dapat fokus memberikan subsidi pada masyarakat yang betul-betul harus disubsidi, baik BBM, kesehatan, pendidikan, dan raskin. Di samping itu kita juga dapat memberikan subsidi bagi petani untuk pupuk dan bibit, subsidi listrik bagi yang kurang mampu, serta nelayan," tukasnya.
(dnl/dnl)











































