"Pertamina kalau dimulai dari situ (Jabodetabek) sudah siap," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (15/9/2010).
Hatta menyatakan sosialisasi tetap harus dilakukan. Dengan begitu maka kebijakan yang ada dapat diterapkan secara efektif. Dalam masa sosialisasi itu juga harus dijelaskan secara rinci mengenai alasan hingga manfaat dilakukan pembatasan BBM bersubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjut Hatta, sosialisasi kebijakan tersebut telah dilakukan. Namun belum dapat dikatakan kapan sosialisasi tersebut akan selesai dilakukan.
"Sosialisasinya sudah berjalan, tapi jangan ditanya kapan. Nanti diputuskan," ujarnya.
Sebelumnya, Hatta menjelaskan pembatasan subsidi untuk pemilik kendaraan pribadi di atas tahun 2005 perlu dilakukan. Dengan pembatasan ini maka akan ada keadilan dan penghematan bagi negara.
"Studi yang dilakukan Universitas Indonesia menunjukkan bahwa pemilik kendaraan pribadi tahun 2005 ke atas tergolong masyarakat cukup mampu membeli BBM non subsidi," jelasnya.
Menurut Hatta, sudah seharusnya yang memiliki kemampuan tidak perlu lagi diberi subsidi, sehingga dana bisa dialihkan untuk infrastruktur dan pelayanan publik.
(nia/dnl)











































