Listrik Bandara Soekarno-Hatta Masih Rawan Pemadaman

Listrik Bandara Soekarno-Hatta Masih Rawan Pemadaman

- detikFinance
Sabtu, 18 Sep 2010 17:14 WIB
Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) II tidak bisa menjamin listrik di bandara Internasional Soekarno-Hatta bebas dari pemadaman. Namun perusahaan plat merah tersebut terus melakukan berbagai upaya dan antisipasi agar listrik bandara bebas dari gangguan.

"Allahuakbar, hanya sang Khalik yang tahu (bebas pemadaman). Tentunya saya senantiasa berdoa agar tidak terjadi lagi," ujar Direktur Utama Angkasa Pura II, Tri S Sunoko saat berbincang dengan detikFinance, Sabtu (18/9/2010).

Menurut dia, masalah transportasi dan kelistrikan adalah masalah kesisteman yang penyebabnya tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karenanya, Tri lebih mengutamakan sistem antisipasi dan backup jika ada gangguan lagi pada listrik di bandara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kalau itu ada di bawah kendali saya langsung," ungkapnya.

Tri menyatakan, sistem backup ini tidak dapat memenuhi semua kebutuhan listrik  di Bandara, karena sistem ini hanya berfungsi sementara pada saat ada gangguan pada instalasi listrik utama di Bandara.

Sistem backup ini, lanjut dia, hanya cukup pada kegiatan prioritas yang tidak boleh mengganggu operasional pelayanan bandara. Sehingga lampu-lampu penerangan umum dan pendingin ruangan hanya sebagian yang dinyalakan.

"Memang mengurangi kenyamanan tapi memang demikian ketentuannya," kata Tri.

Tri sendiri mengakui bahwa sepanjang tahun ini listrik di bandara Soekarno-Hatta memang beberapa kali mengalami pemadaman. Pemadaman tersebut, imbuhnya, ada yang disebabkan instalasi listrik internal di bandara dan ada juga yang disebabkan pasokan dari PLN.

"Tapi sebelum tanggal 6 Agustus, meski terjadi ganguan listrik tapi tidak sampai ganggu pelayanan," jelasnya.

Terkait kelanjutan kerjasama pengelolaan listrik di Bandara Soekarno-Hatta dengan PT PLN (Persero), Tri menyatakan, opsi kerjasama yang akan dipilih Perseroan masih terus dibahas dan sudah hampir final.

"Teman-teman di tingkat teknis antara AP II dan PLN sedang koordinasi insentif. Karena kondisi di lapangan tidak bias dihentikan, maka dilaksanakan paralel antara pemetaan kelistirkan dan pembicaraan pola kerjasama. Opsi pola kerjasama hampir final," tambahnya.

Seperti diketahui, pada Jumat kemarin (17/9/2010) pukul 12.35-12.51 WIB, listrik di Bandara Soekarno-Hatta kembali mengalami pemadaman.

Pihak manajemen AP II memastikan gangguan listrik selama 16 menit itu tidak mengganggu pelayanan dan pergerakan penumpang dan lalu lintas udara beroperasi normal, tidak ada delay akibat terganggunya listrik.
(epi/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads