"KalauΒ stoknya sampai 12 juta barel, pelan-pelan akan kita lepas 3 jutaan," ujar Kepala BP Migas R Priyono di Gedung Patra Jasa, jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/9/2010).
Priyono menyatakan, rencananya stok minyak tersebut akan dilepas mulai akhir September hingga Oktober ke depan. Saat ini stok minyak dan kondesat hingga 16 September 2010 mencapai 11,58 juta barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyono menambahkan, stok itu dilepas ke pasar spot untuk untuk mencapai target lifting minyak dalam APBN-P 2010 sebesar 965.000 bph.
BP Migas mencatat, sepanjang semester I-2010, produksi minyak yang terjual (lifting) mencapai 935.292 barel per hari.Sementara mengenai harga, minyak tersebut akan dilepas dengan harga di atas ICP (Indonesia Crude Price)."Kalau harga selalu di atas ICP. Artiya selalu harga premium. tidak pernah discount," tukasnya. (epi/qom)











































