Spontan, Mari pun tak siap meladeni pertanyaan para wartawan soal harga kebutuhan pokok masyarakat di dalam negeri, setelah H+10 pasca lebaran.
"Ya baru seminggu dari hari H (lebaran). Saya belum melihat perkembangan harga, baru pulang kemarin (dari Rusia)," kata Mari berkilah usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (20/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang masih tinggi adalah daging ayam tinggi, karena para pedagang belum pada jualan," kata Subagyo.
Sementara Mari menambahkan, soal kenaikan harga terigu pasca lonjakan harga gandum dunia. Ia memastikan kenaikan harga terigu akan dilakukan secara bertahap dan tidak mendadak.
"Kita mesti duduk kembali dengan mereka (produsen). Mereka janji kalau menaikan tak mendadak, kalau ada kenaikan akan naik perlahan-lahan," katanya.
Sementara itu salah satu pengusaha terigu Natsir Mansyur mengkritik perhatian pemerintah khususnya dibidang perdagangan pasca ambrolnya akses jalan di Tanjung Priok. Seharusnya sosok menteri perdagangan bisa melakukan pemantauan dan penanganan dampak ekspor impor pasca kejadian rusaknya akses Jalan RE Martadinata.
"Kerugian yang diakibatkan masalah ambrolnya Jalan Martadinata Tanjung Priok, kapal yang mau muat ekspor terlambat muatan terganggu kapal sandar ada waktu jadwalnya kalau muatan telat," katanya.
(hen/dnl)











































