Harga Daging Masih Mahal Pasca Lebaran

Harga Daging Masih Mahal Pasca Lebaran

- detikFinance
Selasa, 21 Sep 2010 15:21 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui pasca lebaran H+10 harga daging sapi masih menunjukan harga yang tinggi. Hal ini terkait dengan pasokan yang menipis usai lebaran, walaupun biasanya harga daging akan berangsur-angsur turun pasca lebaran.

"Daging sapi sempat melonjak di hari lebaran kelihatannya belum masih turun, biasanya saja jeda waktu untuk turun karena terkait stok," kata Mari dalam acara konferensi pers di kantornya Selasa (21/9/2010).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan harga rata-rata nasional untuk daging sapi pada minggu pertama September 2010 Rp 68.700 per kg, minggu kedua Rp 70.400 per kg, minggu ketiga 69.850 per kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara pada tanggal 20 September 2010 harga daging sapi rata-rata nasional Rp 67.914 per kg. Harga rata-rata September Rp 69.380 per kg sedangkan harga rata-rata bulan Agustus Rp 67.925 per kg.

"Biasanya setelah lebaran tren harga daging akan turun kembali," jelasnya.

Meski Mari menegaskan pasca lebaran yang sudah berlangsung 10 hari setelah lebaran tak terjadi lonjakan harga kebutuhan masyarakat. Beberapa kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, terigu, gula menunjukan penurunan harga.

"Harga sudah kembali normal, pedagang sudah mulai kembali berjualan meskipun pada minggu lalu belum ada aktivitas karena belum banyak pedagang yang kembali," tegas Mari.

Dikatakannya jika dilihat harga sepuluh hari setelah lebaran, harga beras stabil,Β  bahkan sedikit turun dibandingkan satu minggu setelah lebaran.

Sementara harga gula pasir cukup stabil di posisi Rp 105 00 per kg, harga minyak goreng turun sedikit atau kembali pada posisi 14 hari sebelum puasa, harga terigu stabil di harga Rp 7.500 per kg.

(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads