Usai Lobi DPR, Target Pertumbuhan Ekonomi 2011 Diubah 6,4%

Usai Lobi DPR, Target Pertumbuhan Ekonomi 2011 Diubah 6,4%

- detikFinance
Selasa, 21 Sep 2010 19:34 WIB
Jakarta - Usai lobi dengan Komisi XI DPR RI, pemerintah melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011 dari 6,3% menjadi 6,4%.

Menteri keuangan Agus Martowardojo menyebutkan pemerintah telah melakukan revisi terhadap asumsi makro. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011 direvisi menjadi 6,4%

"Kami waspadai kondisi global, trade balances jadi merevisi pertumbuhan ekonomi dari 6,3% menjadi 6,4%," ujar Agus Marto dalam usai lobi sekitar 15 menit dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pemerintah juga merevisi nilai tukar rupiah terhadap dolar dari Rp 9.300/US$ menjadi Rp 9.250/US$.

Sedangkan untuk inflasi dan suku bunga SBI 3 bulan, pemerintah masih menahan pada di besaran 5,3% dan 6,5%. Begitu juga dengan harga minyak yang ditahan pada level US$ 80 per barel, dan lifting minyak pada 970 ribu barel per hari.

Untuk tax ratio, pemerintah dan DPR belum mencapai kata sepakat. Namun yang diusulkan pemerintah adalah kenaikan tax ratio dari 12% menjadi 12,05%.

Untuk tingkat kemiskinan 11,5-12,5% dan tingkat pengangguran 7%. Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 1% dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 400 ribu orang.

Berdasarkan keputusan rapat, rasio-rasio kemiskinan dan pegangguran berserta rasio kemasyarakatan lainnya akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dalam UU APBN.

"RKP bagian tidak terpisahkan ditetapkan menjadi suatu pembahasan dalam Banggar, nanti bentuknya terserah Banggar, itu untuk kemiskinan dan kemakmuran sebagainya. Inflasi akan dievaluasi 3 bulan atau per 1 kuartal, tax ratio jadi agenda khusus pembahasannya," ujar Harry Azhar Aziz selaku Ketua Rapat.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads