"Ada masalah di pemeriksaan, proses pemeriksaan masih lemah, keberatan belum memberikan keadilan, di banding juga yang selalu kalah," ungkapnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/9/2010).
Agus menambahkan, kelemahan lainnya adalah dari sisi teknologi informasi yang kualitasnya belum optimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Agus Marto menegaskan program ekstensifikasi dalam Ditjen Pajak sangat diperlukan untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor pajak.
"Ekstensifikasi merupakan tantangan di Ditjen Pajak," tegasnya.
Mantan Dirut Bank Mandiri itu menambahkan, sebagai institusi dengan pegawai terbanyak hingga 31.800 di Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak perlu membangun tata nilai dan kinerja. Hal ini guna menyamakan nilai budaya antara pegawai Ditjen Pajak dengan Direktorat lain di Kementerian Keuangan.
"Biar sama dengan kemenkeu biar semuanya punya nilai-nilai budaya kerja yang baik. Ini yang menjadi tranformasi di Kementerian Keuangan," jelasnya.
(nia/qom)











































