Meski Hatta menegaskan bahwa langkah penguatan cadangan beras tidak langsung diartikan sebagai rencana impor beras secara langsung.
"Sebetulnya itu jangan disalah artikan itu lebih kearah peningkatan cadangan, karena kita tidak tahu iklim kedepan seperti apa, ini hanya antisipasi," kata Hatta Rabu malam di Ritz Carlton, Jakarta (22/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan beberapa negara melarang untuk ekspor. Kita walaupun surplus beras kita, tapi kan ada baiknya pencadangan kita dilakukan," katanya.
Hatta menambahkan cadangan itu sebagai upaya antisipasi saja terhadap dampak produk pangan beras akibat musim yang tak bisa ditebak alias ekstrim beberapa waktu mendatang.
"Apakah kita mau masukan (beras) atau tidak tidak jadi masalah. Mungkin bisa diluar, yang penting kita punya cadangan jaga-jaga," jelas Hatta.
Sebelumnya Indonesia telah melakukan banyak perjanjian, termasuk dengan Vietnam dalam rangka pengamanan kebutuhan beras masing-masing negara. Kedua negara akan saling membantu jika salah satu diantaranya mengalami kekurangan beras, perjanjian dengan Vietnam diperpanjang sampai 2012.
Pemerintah juga menjajaki perjanjian kelebihan produksi beras ke beberapa negara tetangga seperti Timor Leste, Malaysia, Filipina dan Brunei Darussalam.
(hen/ang)











































