75% Penyebaran Industri Masih Terpusat di Jawa

75% Penyebaran Industri Masih Terpusat di Jawa

- detikFinance
Rabu, 22 Sep 2010 16:28 WIB
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengakui penyebaran konsentrasi pusat-pusat industri di Jawa saat ini masih mengambil porsi sebesar 75%. Pemerintah akan mempercepat pembangunan industri di luar Jawa agar industri di daerah berkembang.

Sebaran industri di luar Jawa seperti Sumatera hanya 18,37%, 3,41% di Kalimantan, 2,16% di Sulawesi, 0,3% ada di Maluku dan Papua, terakhir 0,79% ada di Bali, NTB dan NTT.

"Salah satu mengatasinya, kita ada program D-3 tenaga penyuluh lapangan (TPL) industri kecil dan menengah (IKM), ini untuk mempercepat pertumbuhan IKM yang akan mendorong ekonomi daerah," kata Hidayat dalam acara Wisuda TPL IKM di kantor kementerian perindustrian, Jakarta, Rabu (22/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat mengatakan selama ini Indonesia masih mengalami kekurangan tenaga penyuluh untuk mendampingi para pelaku IKM di daerah. Padahal lanjut. Hidayat, para tenaga pendamping ini bisa menjadi penggerak tumbuhnya wirausahawan baru di daerah dan sektor industri.

"Para lulusan TPL ini juga diharapkan bisa menjadi wirausahawan yang akan memperkuat tumbuhnya industri kecil dan menengah terutama di luar Jawa," jelas Hidayat.

Saat ini jumlah wirausahawan di Indonesia hanya berjumlah 440.000 wirausahawan atau 0,18% dari total penduduk. Sedangkan di negara-negara maju seperti AS mencapai 11,5%, Singapura 7,2%. Padahal idealnya Indonesia saat ini membutuhkan 2% dari total penduduk.

Sejak tahun 2007 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan seleksi calon mahasiswa program beasiswa TPL IKM angkatan pertama, mampu menjaring 480 siswa TPL IKM.

Sementara pada hari ini terdapat 182 TPL IKM yang diwisuda oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat di antaranya 60 orang dari Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, 59 orang dari Akademi Kimia Analisis Bogor dan 63 orang dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads