Pengusaha Tionghoa Masih Apatis dengan Kadin

Pengusaha Tionghoa Masih Apatis dengan Kadin

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 23 Sep 2010 09:15 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang juga kandidat Ketua Umum Kadin, Sandiaga S. Uno mengakui para pelaku pengusaha Tionghoa masih belum melirik atau apatis dengan wadah Kadin.

Padahal jika dilihat dari komposisi pelaku-pelaku usaha skala besar yang ada di Indonesia, pengusaha Tionghoa mengambil porsi hingga 70%, meski untuk sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih menjadi minoritas.

"Itu yang harus menjadi program Kadin ke depan membuat mereka tak apatis, karena mereka adalah subjek pelaku ekonomi di Indonesia," kata Sandi di acara deklarasinya Rabu malam di Jakarta, (23/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya kedepan para pengusaha Tionghoa harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ekonomi Indonesia. Bahkan kata Sandi, pengusaha Tionghoa ini merasa kadang-kadang lebih nasionalis.

"Saya menawarkan konsep setara, jadi setara itu tua muda gender, ras juga karena saya percaya kedepan ukuran dari pengusaha bukan lagi umurnya, rasnya, bukan lagi jenis kelaminnya tetapi prestasinya," jelas Sandi.

Menurutnya jika dilihat dari porsi perusahaan-perusahaan besar yang jumlahnya 4000, komposisi pengusaha Tionghoa mencapai 70%, sementara pengusaha lainnya masih minoritas.

"Harusnya ada konsep yang jelas supaya merangkul mereka mau kemitraan yang setara," katanya.

Sandi optimis dengan konsep Indonesia setara, para pengusaha Tionghoa ini setuju. Sehingga mereka akan melihat pelaku usaha bukan lagi  hanya dilihat dari  besar kecil tapi setara sebagai bangsa Indonesia.

"Saya dibesarkan oleh Astra, Pak Willem memberikan kesempatan," katanya.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads