SBY Klaim Daya Beli Masyarakat RI Meningkat

SBY Klaim Daya Beli Masyarakat RI Meningkat

- detikFinance
Jumat, 24 Sep 2010 12:33 WIB
SBY Klaim Daya Beli Masyarakat RI Meningkat
Jakarta - Presiden SBY mengungkapkan pendapatan per kapita penduduk Indonesia kian tahunnya terus naik. Dengan naiknya pendapatan per kapita maka daya beli masyarakat kian menguat.

"Tahun 2004 waktu saya bersama Pak Jusuf Kalla dulu, income per kapita US$ 1.148 per tahun, sensus yang belum lama dilakukan US$ 2.963 hampir mendekati US$ 3.000," kata SBY dalam pidatonya di pembukaan Munas VI Kadin di JCC, Jakarta (24/9/2010).

Bahkan kata SBY, berdasarkan sensus juga, sebanyak 30% penduduk Indonesia memiliki pendapatan per kapita US$ 5.356. Hal ini menjadi indikasi menguatnya daya beli masyarakat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini good news sebenarnya untuk bisnis dan ekonomi," katanya.

Meski ia mengakui ekonomi Indonesia masih mengalami banyak hambatan seperti infrastruktur yang kurang, peraturan daerah yang tumpang tindih, dan banyak debottlenecking lainnya.

"Kita menghadapi seperti itu saja Alhamdullilah pertumbuhan ekonomi kita sampai 6%, bayangkan kalau itu kita bereskan ," katanya.

Ia mengajak pelaku usaha swasta Kadin khususnya termasuk BUMN untuk menyelesaikan masalah-masalah tadi untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang makin kuat dan berimbang.

SBY juga mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditopang dari sisi demand side artinya hanya ditopang oleh belanja masyarakat, belanja pemerintah, ekspor, dan investasi.

"Karena kalau itu saja bisa mengalami overheating (kepanasan)," katanya.

Namun harus diimbangkan dengan sisi suplai, artinya pertumbuhan harus juga ditopang dari sisi human capital, infrastruktur, penguasaan teknologi, dan lain-lain. Ia juga mengingatkan agar dunia usaha meningkatkan inovasi.

"Itulah kerjaan besar kita, saya berharap pemerintah, dunia usaha, ekonom bersama-sama membangun keadaan ekonomi seperti itu," katanya.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads