Tambah Kereta, PT KA Ngutang Rp 5 Triliun

Tambah Kereta, PT KA Ngutang Rp 5 Triliun

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Sabtu, 25 Sep 2010 12:26 WIB
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan pinjaman sebanyak Rp 5 triliun dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Dana ini akan dipakai untuk ekspansi kereta barang di sekitar Pulau Sumatera.

Menurut Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan, komitmen ini sudah diberikan oleh dua bank pelat merah itu. Namun perseroan belum berniat mencairkannya dalam waktu dekat.

"Sudah ada komitmen, nilainya Rp 5 triliun," ungkapnya usai pelantikan eselon I di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Jonan, pinjaman itu baru akan dicairkan pada tahun 2011 mendatang. Dari nilai pinjaman sebesar itu, porsi antara BRI dan BNI seimbang, yaitu masing-masing setengahnya.

Jonan menambahkan, seluruh dana pinjaman itu akan digunakan untuk melakukan ekspansi kereta barang si Pulau Sumatera. Ekspansi dilakukan di antaranya melalui perbaikan dan perluasan.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads