Ketua PPATK Berharap Kabar Suap Pemilihan Ketum Kadin Tak Benar

Ketua PPATK Berharap Kabar Suap Pemilihan Ketum Kadin Tak Benar

- detikFinance
Senin, 27 Sep 2010 06:54 WIB
Jakarta - Ketua Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein berharap kabar seputar praktik suap calon Ketua Umum Kadin yang sempat mencuat tidak benar.

"Diduga Ketum Kadin terpilih menghabiskan Rp 25 miliar, semoga berita ini tidak benar," demikian dinyatakan Yunus dalam account Twitter-nya yang dikutip detikFinance, Senin (27/9/2010).

Seperti diketahui, pada Munas Kadin, Sabtu (25/9/2010), Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk Suryo B. Sulisto terpilih sebagai Ketum Kadin periode 2010-2015. Suryo mengalahkan 4 pesaingnya yaitu Wisnu Wardhana, Sandiaga Uno, Adi Putra Tahir, dan Chris Kanter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau berita itu (suap) benar dan dilakukan secara non tunai dapat ditelusuri. Kalau tunai sulit ditelusuri," imbuh Yunus.

Yunus mengatakan kalau isu tersebut benar, maka dia sangat menyayangkan. "Kita harus hati-hati dan waspada serta melakukan social control," tambah Yunus.

Menurut Yunus, jika isu suap ini benar, maka pelaku melanggar UU No.11 tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap. Sampai berita ini diturunkan, detikFinance belum mendapatkan konfirmasi dari para calon Ketum Kadin dan juga dari Ketum Kadin terpilih karena saat dihubungi tidak merespons panggilan. (dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads