The 2010 AFI Global Policy Forum diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) bersama dengan anggota Alliance for Financial Inclusion (AFI) yang diikuti oleh 50 negara berkembang di Hotel The Ayana Jimbaran, Bali, Senin (27/3/2010).
Global Policy Forum kali ini mengangkat tema Taking Financial Inclusion to The Next Level dimana bertujuan untuk mempercepat penerapan kebijakan yang dapat memudahkan akses kaum miskin di negara-negara berkembang terhadap jasa perbankan, melauli pendirian jaringan studi kebijakan keuangan berskala global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu AFI Global Policy Forum juga diadakan antara lain utnuk mengembangkan dan memperdalam kebijakan dalam komunitas financial inclusion melalui aktivitas jaringan AFI, yakni para pengambil kebijakan dari negara-negara yang sedang berkembang.
Forum ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari pembahasan mengenai Financial Inclusion-G20. The G-20 Toronto Summit Declaration melalui The Access Through Innovation Sub-Group (ATISG), dimana G20 telah mengeluarkan 'Principle for Innovatiove Financial Inclusion' sebagai dasar action plan untuk meningkatkan akses ke lembaga keuangan diantara penduduk miskin yang direncanakan akan dikeluarkan di Korea pada pertemuan di Seoul Korea, November 2010.
AFI merupakan suatu jaringan global dari para pembuat kebijakan di negara-negara berkembang. Dibentuk pada September 2008, jaringan global ini menggunakan pendekatan dimana masing-masing anggota duduk pada posisi setara. Dalam jaringan global ini, negara-negara anggota saling berbagi pengalaman, serta mengidentifikasi dan menerapkan solusi pilihan mereka.
Forum ini dianggap penting, agar para peserta dana membagikan pengalama sukses mereka dalam mengelola sektor keuangan.
AFI berkantor di Bangkok, Thailand dan dikelola atas nama anggotanya oleh GTZ (deutsche Gesellschaft fur Technische Zusammenarbiet GmbH).
(dru/qom)











































