"Memang semua yang terkait dengan elpiji dievaluasi dari A sampai Z, termasuk komposisi yang paling sesuai," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Herawati Legowo dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Senin, (27/9/2010).
Sayangnya, Evita belum dapat menyampaikan lebih detail soal hal tersebut. Ia pun membantah jika evaluasi tersebut dilakukan karena maraknya insiden ledakan elpiji yang terjadi akhir-akhir ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia memastikan evaluasi itu dilakukan agar kualitas produk elpiji yang dijual perusahaan migas pelat merah itu.
"Kami sedang evaluasi untuk lebih baik lagi, tapi belum selesai,"tambahnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) dikabarkan telah mengubah komposisi butane dan propane dalam elpiji 12 kilogram. Perubahan komposisi tersebut diduga dilakukan untuk mengantisipasi ledakan elpiji di masyarakat.
(epi/qom)











































