Wishnu Wardana Yakin Tak Ada Suap

Pemilihan Ketum Kadin

Wishnu Wardana Yakin Tak Ada Suap

- detikFinance
Selasa, 28 Sep 2010 14:30 WIB
Wishnu Wardana Yakin Tak Ada Suap
Jakarta - Pertarungan kursi no.1  Kadin baru saja usai, dengan keunggulan Suryo Bambang Sulisto (SBS). Kabar suap pun sempat merebak. Namun salah satu calon Ketum Kadin lain yang kalah, Wishnu Wardana menepis rumor tersebut.

"Tidak ada tendensi dan potensi ke situ. Saya pikir ini bagian dari proses demokrasi yang baik," tegas kepada detikFinance di sela-sela acara Exploring Investment Outlook Indonesia 2009-2014 Deloitte Indonesia, di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Mengenai kemenangan SBS, Wishnu Wardana pun mengakui komisaris PT Bumi Resources Tbk (BUMI) punya dukungan kuat di wilayah Indonesia Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(SBS) punya dukungan kombinasi. Wilayah timur dia kuat," ungkap Wishnu

Namun Wishnu tidak menyesalahi atas kekalahannya tersebut. Menurut Vice President PT Indika Energy Tbk ini, pemilihan Ketum Kadin merupakan bagian dari proses demokrasi.

Sebagai generasi yang lebih muda, Wishnu siap mendukung  kepengurusan Kadin yang baru ini, serta mengawal agar tetap menjadi independen.

"Banyak unsur yang ada di Kadin. Ada orang politik, ada yang lain. Kalau orang politik bukan berarti tidak bisa independen. Yang penting ke depan Indonesia memiliki kesempatan menjadi Indonesia baru," tegas Wishnu.

Seperti diketahui, pada hari pemilihan Ketua Kadin santer tersiar kabar ada salah satu calon yang melakukan suap atau jual beli suara untuk menang. Namun hingga kini, belum ada yang memastikan hal tersebut.

Hasil putaran pertama pemilu Kadin akhir pekan lalu memang menempatkan Suryo B. Sulistyo di posisi puncak. SBS meraih 51 suara, Wisnu Wardhana meraih 33 suara, Adi Putra Tahir meraih 8 suara, Chris Kanter meraih 15 suara, dan Sandiaga Uno meraih 22 suara. Lalu di putaran kedua Suryo yang merupakan Preskom dari PT Bumi Resources Tbk akhirnya memenangi pertarungan tersebut.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads