"Bagaimana ada gerakan ekonomi untuk membangun bangsa kita. Walaupun persoalan maritim sudah menjadi program bangsa kita, tapi itu masih slogan," kata Alex dalam acara Indonesia Maritime Expo digelar di JCC, Jakarta, Rabu (29/9/2010).
Alex menuturkan dengan luasan wilayah Indonesia dua pertiganya adalah lautan seharusnya sektor maritim bisa menggerakan ekonomi nasional. Mengingat luasan daratan yang hanya sepertiga wilayah saja, pada masanya pernah menyumbang swasembada pangan dan menopang ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran produk dan jasa industri maritim dan teknologi perkapalan atau Indonesia Maritime Expo digelar di JCC Jakarta 29 September-1 Oktober 2010. Pameran yang kedua ini diramaikan oleh perusahaan-perusahaan maritim asing dari berbagai negara seperti Jepang, Singapura, Korea dan Australia.
Setidaknya ada 85 persahaan yang berpartisipasi yaitu Pertamina, Shell Indonesia, Krakatau Steel, Sanggar Sarana Baja, Semeru Teknik Surabaya, SSE Van Der Horst, Abadi Coating, Sigma Utama, Metaltech Indonesia, Class NK dari Jepang, Sealite dari Australia, MBS Consultant PTE Ltd, Samwoo Maritime, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Associated Petroleum Consultant Ltd, AP Maritime Service Ltd.
Dalam pameran ini ditampilkan marine coating & protective, oil & marine lubricant, marine component, marine engine, marine surveyor, marine clasification body, marine safety. Equipment, marine equipment & tools, shipyard & ship builder, ship engineer, offshore.
(hen/qom)











































