Korea Bakal Tanam US$ 10 Miliar di RI dalam 4 Tahun

Korea Bakal Tanam US$ 10 Miliar di RI dalam 4 Tahun

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 29 Sep 2010 19:24 WIB
Jakarta - Komitmen investasi Korea di Indonesia dalam empat tahun ke depan diperkirakan akan mencapai sekitar US$ 10 miliar. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan investor asal negeri ginseng itu tertarik untuk menanamkan modalnya di sektor baja, ban mobil, elektronik, dan otomotif.

"Mereka (investor) sudah semakin tertarik menanamkan modal, dan mereka juga komit untuk meningkatkan investasi terus di masa datang," ujar Kepala BKPM Gita Wirjawan usai melakukan MoU dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (29/9/2010).

Ia menambahkan, investor-investor asal Korea itu tertarik menanamkan modalnya di sektor industri baja, ban mobil, elektronik, otomatif. Salah satu yang sudah dilakukan contohnya Pohang Steel and Iron Company (Posco) yang sudah menggandeng PT Krakatau Steel (Persero).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gita mengatakan, selama ini investor asal Korea banyak bermain di industri manufaktur, seperti industri alas kaki. Saking kerasannya, banyak investor yang akan meningkatkan penanaman modalnya dengan cara membangun lebih banyak pabrik di dalam negeri.

"Mereka akan terus ekspansi. Seperti membangun lebih banyak pabrik, seperti masih betah (berinvestasi)," imbuhnya.

Selain pabrik manufaktur, Korea juga berniat membangun pabrik mobil terkait investasi di dunia otomotif. Sudah ada dua produsen mobil asal Korea yang serius mengenai pembangunan pabrik ini, yaitu Hyundai dan KIA Motor.

Supaya tidak menyebabkan kemacetan di kemudian hari, ia meminta pemerintah bisa mengimbangi pertumbuhan industri otomotif ini dengan pembangunan infrastruktur yang lebih cepat.

"Tentu saja infrastrukturnya harus memadai juga, kayak pelabuhan, rel kereta, dan jalan raya," imbuhnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads