RI Betah Impor Beras dari Thailand

RI Betah Impor Beras dari Thailand

- detikFinance
Kamis, 30 Sep 2010 14:01 WIB
Jakarta - Pemerintah merencanakan untuk memperpanjang kerjasama impor beras dengan negara Thailand. Pasalnya, kerjasama yang pernah dijalin bersama Thailand akan segera berakhir di 2011.

Demikian disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta Kamis (30/09/2010).

"Kita akan membicarakan hal tersebut melalui kerjasama perdagangan bilateral atau bisa melalui kerjasama investasi," ujar Mari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mari, pemerintah dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Thailand sebelum berakhirnya tahun 2010. "Di akhir tahun ini kita akan bertemu di Bangkok atau Jakarta. Namun kita juga bisa mendiskusikan di antara pertemuan ASEAN atau pertemuan APEC tahun ini," pungkasnya Mari.

Ekspor Non Migas Meningkat 16%

Pada kesempatan yang sama Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa ekspor non migas tahun ini akan meningkat menjadi 16%.

"Kita menargetkan ekspor non migas akan naik menjadi 14-16% tahun ini," jelasnya.

Menurut Mari, target tersebut akan tercapai karena sampai saat ini ekspor masih tumbuh hingga sekitar 23%.

"Namun setelah itu, pertumbuhan akan cenderung melambat," tuturnya.

Ia juga mengatakan, ekspor di tahun depan ditargetkan akan tumbuh sekitar 11-12%.

"Tahun depan, hampir semua komoditas ekspor tumbuh, hanya mungkin komoditas seperti kopi saja yang melambat karena produksi stagnan," tukasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads