Menteri BUMN Datangi Lokasi Kecelakaan Kereta di Pemalang

Menteri BUMN Datangi Lokasi Kecelakaan Kereta di Pemalang

Herdaru Purnomo - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2010 10:40 WIB
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar saat ini tengah menuju lokasi kecelakaan kereta api di Pemalang, Jawa Tengah.Β 

Mustafa yang didampingi Deputi Kementerian BUMN bersama Direksi PT Asuransi Jasa Raharja mengecek jumlah korban serta menunggu laporan penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Saya saat ini sedang dalam perjalanan ke tempat lokasi kejadian kecelakaan kereta api. Saya sendiri akan mencari tahu bagaimana kejadian ini bisa terjadi dan menunggu laporan investigasi dengan segera," ujar Menteri BUMN dalam sambungan telepon kepada detikFinance di Jakarta, Sabtu (02/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustafa menyampaikan rasa prihatin serta duka cita yang mendalam kepada seluruh korban penumpang kereta api Argo Anggrek dan Senja Utama.

"Tentu saja saya sangat prihatin terhadap kejadian ini karena korban jiwa banyak. Untuk itu saat ini prioritas utama saya adalah penanganan terhadap seluruh korban jiwa," jelasnya.

Ia menambahkan, Kementerian BUMN langsung membawa Direksi Asuransi Jasa Raharja yang bertanggung jawab memberikan tanggungan kepada seluruh korban.

"Saya sudah bersama direksi Jasa Raharja, dimana BUMN Asuransi ini akan bertanggung jawab penuh memberikan pelayanan kepada korban jiwa," tuturnya.

Lebih lanjut Mustafa mengatakan, pihak Kementerian BUMN telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Menteri Perhubungan dan Kepolisian untuk segera melakukan investigasi terkait kecelakaan kereta api tersebut.

"Saya sudah melakukan koordinasi dengan PT KAI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan dan Kepolisian untuk mendapatkan laporan investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut," jelasnya.

Seperti diketahui, kecelakaan maut ini terjadi pukul 03.00 WIB dini hari, tepat 500 meter sebelum kedua kereta memasuki Stasiun Petarukan, Pemalang, Sabtu (2/10/2010). KA Senja Utama ke arah Semarang yang tengah menunggu disalip, justru diseruduk sangat keras dari belakang oleh KA Argo Angggrek jurusan Surabaya.

Dugaan sementara, kejadian tersebut disebabkan kelalaian masinis KA Argo Anggrek. Dia tidak menggubris sinyal dari Kepala Stasiun KA terdekat. Akibatnya, KA Argo Anggrek salah jalur dan menghantam KA Senja Utama di jalur 3 Stasiun Petarukan.

Hingga pukul 09.00 WIB, Mabes Polri telah merilis 31 korban tewas dalam kecelakaan tersebut. Sementara puluhan lainnya luka parah. Semua korban adalah penumpang KA Senja Utama, sebagian besar asal Semarang. Hingga puku; 09.30 WIB, proses evakuasi terus diilakukan.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads