Dirut Kereta Api Pasrahkan Nasib Jabatan di Menteri Perhubungan

Tabrakan KA di Pemalang

Dirut Kereta Api Pasrahkan Nasib Jabatan di Menteri Perhubungan

Dani Wisnu - detikFinance
Sabtu, 02 Okt 2010 15:01 WIB
Jakarta -

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) pasrahkan posisi jabatan dirinya kepada Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Ia belum mau berkomentar seandainya pemerintah meminta untuk mencopot dari jabatannya terkait dengan banyaknya kecelakaan di sarana transportasi kereta api.

"Jangan berandai-andai. Silakan tanya langsung sama Menteri Perhubungan (soal pencopotan). Saya tidak mau berandai-andai," katanya di lokasi kecelakaan, Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (2/10/2010).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kesiapan dirinya jika pemerintah memintanya mundur dengan segera, ia pun bungkam da tidak mau berkomentar lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jonan diangkat menjadi orang nomor satu di KAI pada 25 Februari 2009 oleh Menteri Negara BUMN saat itu, Sofyan Djalil. Jonan menggantikan posisi Ronny Wahyudi yang ditugaskan menjadi anggota Dewan Komisaris PT Industri Kereta Api (Inka).

Dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, sejak menjabat sebagai Dirut KAI, Jonan sudah menghadapi beberapa kasus kecelakaan kereta. Diantaranya PLH As Patah Lokomotif CC 20143 di Km 301+3/4 Petak jalan antara Stasiun Prupuk–Stasiun Linggapura, Jawa Tengah, pada 27 Juli 2009.

Selain itu, tiga gerbong KA Logawa yang terguling dan terjerembap ke dasar tanah rel berkedalaman tujuh hingga 12 meter, pada Juni 2010 lalu. sepanjang 300 meter rel berantakan dalam kecelakaan tersebut.

Hingga saat ini ada banyak kerusakaan yang terjadi di sarana transportasi kereta, seperti kerusakan bantalan beton sebanyak 597 buah, kerusakan rel sepanjang 400 meter, dan sebanyak 1.194 klip hilang.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads